guncangan diawal hari,
amalan mana Rabb yg tersisa untuk kami ..
duhai Rabb jaga diri hamba dari mengerjakan amalan akhirat namun berharap dunia Mu ..
allahumma innaka 'afuw tuhibbu 'afwa fa' fuanni
bagaimana mengakhiri hari ..
bagaimana jalan pulang kami..
Senin, 17 Oktober 2011
Senin, 10 Oktober 2011
sarapan
andai masa lebih lama, kan kuhabisi sarapan ku..
agar kenyang jiwaku,
aku tahu, aku tak butuh lain..
andai hidup ku hanya satu urusan, maka ku harap itu urusan dakwah..
agar aku bisa mengejar mereka yang lebih dulu berjalan,
padahal aku tahu, aku tak akan mampu menyusul mereka..
duhai khalifah Allah,
untuk menyelusuri shirah mu saja, aku banyak berhenti
untuk diam, untuk memejamkan mata sambil merasakan perih situasi saat itu,
tak peduli dengan masa yang menuntut, tak peduli dengan air yang meruah, disebabkan kerinduan untukberada diantara kalian kelak..
terkadang juga untuk menatap diri "wahai ina fauziana syah, apa yang membuat engkau yakin akan berada di sisi kami, padahal engkau tak memiliki apapun yang membuat Tuhan kami harus memilih engkau"
bagaimana kelak bila tanya itu disodorkan dihadapan ku, tentulah aku kan mundur dengan berlari jauh menyusun jarak dengan mereka yang ku rindu, sembari membawa pulang harapan dan menitipkannya pada Tuhan ku..
duhai khalifah Allah,
Rasulullah saja pernah bertutur tentang mu,
diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a. Rasulullah bersabda : "Andai saja aku dibolehkan mengambil khalil (kekasih)selain Allah, pasti aku akan memilih Abu Bakar sebagai khalil, namun dia saudaraku dan sahabatku".
sarapan dengan mu wahai Abu Bakar,
kurasa aku tidak perlu makan apapun lagi.
Allahumma salli 'ala muhammad wa 'ala ali muhammad, shalawat untuk mu Rasul telah mengkader sosok itu :)
agar kenyang jiwaku,
aku tahu, aku tak butuh lain..
andai hidup ku hanya satu urusan, maka ku harap itu urusan dakwah..
agar aku bisa mengejar mereka yang lebih dulu berjalan,
padahal aku tahu, aku tak akan mampu menyusul mereka..
duhai khalifah Allah,
untuk menyelusuri shirah mu saja, aku banyak berhenti
untuk diam, untuk memejamkan mata sambil merasakan perih situasi saat itu,
tak peduli dengan masa yang menuntut, tak peduli dengan air yang meruah, disebabkan kerinduan untukberada diantara kalian kelak..
terkadang juga untuk menatap diri "wahai ina fauziana syah, apa yang membuat engkau yakin akan berada di sisi kami, padahal engkau tak memiliki apapun yang membuat Tuhan kami harus memilih engkau"
bagaimana kelak bila tanya itu disodorkan dihadapan ku, tentulah aku kan mundur dengan berlari jauh menyusun jarak dengan mereka yang ku rindu, sembari membawa pulang harapan dan menitipkannya pada Tuhan ku..
duhai khalifah Allah,
Rasulullah saja pernah bertutur tentang mu,
diriwayatkan dari Ibn Abbas r.a. Rasulullah bersabda : "Andai saja aku dibolehkan mengambil khalil (kekasih)selain Allah, pasti aku akan memilih Abu Bakar sebagai khalil, namun dia saudaraku dan sahabatku".
sarapan dengan mu wahai Abu Bakar,
kurasa aku tidak perlu makan apapun lagi.
Allahumma salli 'ala muhammad wa 'ala ali muhammad, shalawat untuk mu Rasul telah mengkader sosok itu :)
Minggu, 09 Oktober 2011
Ada (2)
jika nanti ada..
akan ku ajak engkau ketempat-tempat, dimana aku sendiri
diantara bayangan lampu jalanan,
memperhatikan dunia diluar diri kita..
ada mereka yang bergegas mendatangi akhirat, berlalu dari dunia
kemudian bertanya bagaimana mencuri perhatian Tuhan,
diantara amalan unggulan mereka.
diantara air yang keruh,
ulah manusia yang mengakar..
mungkin aku dan kerabat termasuk.
di atas batu-batu yang tawadhuk,
sengaja membuka mushaf,
menghabiskan sisa sore tanpa perlu kata
kemudian bertanya bagaimana mencuri perhatian Tuhan,
karena kewalahan mengejar zikir makhluk Tuhan disekeliling
diantara tepi jalanan pelabuhan, utk sekedar mkan sate dg aroma daun yg khas
percampuran yang haq dan yang bathil..bertakwalah semampunya
atau,
mungkin berada disisi cahaya merah yang memukau,
mungkin berada dalam dekapan angin yang menggetarkan,
atau cemara yang mengawal,
aghh, semuannyalah jika nanti ada!
kembali, segera!
*pesan terakhir
engkau-- "begitu sulit menyampaikan apa yg dihati sekarang ini , yang pasti kerinduan yg besar terhadapmu . Dan rasa cinta yang kian terpupuk . Allahuma shalli ala muhammad wa ala ali muhammad . engkau yg kukasihi krn Nya . jaga kesehatan selalu .. namamu dalam tiap do'a dan sujudku . Terimakasih atas hikmah yg tidak henti2nya ngkau hantarkan. Salam.."
aku--"tidurlah dalam buaian Tuhan Rabbul 'alamin,
bertawakalah, tinggikan rasa mu..
biar Tuhan yg berkehendak :)"
*pesan terakhir engkau-- "begitu sulit menyampaikan apa yg dihati sekarang ini , yang pasti kerinduan yg besar terhadapmu . Dan rasa cinta yang kian terpupuk . Allahuma shalli ala muhammad wa ala ali muhammad . engkau yg kukasihi krn Nya . jaga kesehatan selalu .. namamu dalam tiap do'a dan sujudku . Terimakasih atas hikmah yg tidak henti2nya ngkau hantarkan. Salam.."
aku--"tidurlah dalam buaian Tuhan Rabbul 'alamin,
bertawakalah, tinggikan rasa mu..
biar Tuhan yg berkehendak :)"
cinta cacat
Dalam payah, aku rinduu..dalam rumit, aku jelaskan rasa,
dalam pengap, aku biarkan cintaku bernafas, mencari celah untuk bebas..
dalam keluh, aku membela hati, agar tetap mendapat kasih..
dalam gulita, aku jatuhkan kening, meminta
"duhai Tuhan..telingaku tak sepeka Abu Bakar, yang mampu mendengar zikir kerikil dalam genggaman,
tapi aku punya cinta cacat yang suka mendengar kalam Mu..
duhai Tuhan..tanganku tak segagah Umar yang takluk romawi dan bersyahadat mereka atas Mu,
tapi aku punya rindu cacat yang suka berharap pada Mu tidak pada yang lain..
duhai Allah..mataku tak seteduh Usman yang senantiasa mengalirkan airnya tatkala berinteraksi dengan mushaf Mu, yang tak lepas dari pegangan hingga leher ditebas para pembunuh jahanam..
tapi aku punya setia cacat yang suka menangis tiap kali mengulang risalah khittah ini..
duhai Allah...jiwa ku tak searif Ali yang semua perkara menjadi mudah, meskipun dikepung fitnah dari kaum sendiri hingga berakhir di shubuh 17 Ramadhan dalam seruan "shalat...shalat..."
tapi aku punya azzam cacat yang suka dan telah aku shadaqahkan untuk dakwah ini..
namun semuanya cacat Rabb...di mana akhir ku..
bilakah Engkau menghukum ku karena cacat ini, sungguh Engkau berkuasa karena aku adalah hamba Mu
dan bila Engkau maafkan aku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa Maha Bijaksana.
Alue Naga, selalu menggetarkan.
Selasa, 13 September 2011
cot keung
enak sekali jadi mata, ia melihat hijau dari kampung ini..
enak sekali jadi lisan, ia terus menembangkan talbiah yang tak pernah lekang dari sejak kelas 2 MAN dulu dihafal, iyah masuk dalam group asmaulhusna yang pnuh cerita itu memang sangat nikmat untuk diingat.
enak sekali jadi aku .. menghabiskan tiap jum'at untuk kembali ke kampung ini, menikmati hijau, menikmati bau tanah bekas hujan, menikmati duduk diatas bale yang terbuat dari bambu-bambu.
enak sekali jadi aku .. bisa menyapa mereka para ibu-ibu kampung ini dengan gaya mereka yang khas, para gadis yang duduk berbaris sambil sangat fokus memperhatikan kepala temannya masing-masing..
anak-anak kecil yang melihat ku sambil tersenyum, saling tulak-tulak crung..karena mereka seperti sangat ingin mengetahui nama ku..langsung aja aku goda mereka dengan suara ku yang aneh-aneh /sambil meniru suara tokoh kartun dan binatang2/ bekal yang sudah aku siapkan untuk bermain dengan anak-anak ku nanti..puas ku main dengan mereka..dunia anak emang selalu bahagia, mereka bebas dari persepsi..aku suka mereka terlebih mereka anak kampung ini..
inilah misteri yg mulai terungkap, janji yang mulai tertepati..
6 tahun yang lalu "aku berhutang dengan nenek2 disini, dengan warga disini, ya Allah izinkan aku belajar dari sini dan memanfaatkan semua potensi ku di desa ini"
dan setahun ini dan untuk beberapa waktu kedepan, Allah telah kabulkan :)
enak sekali jadi lisan, ia terus menembangkan talbiah yang tak pernah lekang dari sejak kelas 2 MAN dulu dihafal, iyah masuk dalam group asmaulhusna yang pnuh cerita itu memang sangat nikmat untuk diingat.
enak sekali jadi aku .. menghabiskan tiap jum'at untuk kembali ke kampung ini, menikmati hijau, menikmati bau tanah bekas hujan, menikmati duduk diatas bale yang terbuat dari bambu-bambu.
enak sekali jadi aku .. bisa menyapa mereka para ibu-ibu kampung ini dengan gaya mereka yang khas, para gadis yang duduk berbaris sambil sangat fokus memperhatikan kepala temannya masing-masing..
anak-anak kecil yang melihat ku sambil tersenyum, saling tulak-tulak crung..karena mereka seperti sangat ingin mengetahui nama ku..langsung aja aku goda mereka dengan suara ku yang aneh-aneh /sambil meniru suara tokoh kartun dan binatang2/ bekal yang sudah aku siapkan untuk bermain dengan anak-anak ku nanti..puas ku main dengan mereka..dunia anak emang selalu bahagia, mereka bebas dari persepsi..aku suka mereka terlebih mereka anak kampung ini..
inilah misteri yg mulai terungkap, janji yang mulai tertepati..
6 tahun yang lalu "aku berhutang dengan nenek2 disini, dengan warga disini, ya Allah izinkan aku belajar dari sini dan memanfaatkan semua potensi ku di desa ini"
dan setahun ini dan untuk beberapa waktu kedepan, Allah telah kabulkan :)
sisa iman
menggennggam tangan nya adalah pilihan yg tepat saat ini,
setelah beberapa jam kami habiskan untuk bercerita..
yah lebih tepatnya ia yg bercerita (kejadian yg langka, aku yg selalu banyak ngomong,
mendadak tak ingin berkata-kata, hanya ingin mendengar..
sesekali kuajak ia bershalawat guna menenangkan segala galaunya)
ia lebih dari seorang sahabat bagi ku, sangat dekat bahkan ia lebih mengenalku dari pada diri ku sendiri,
hati ku merintih sakit setiap butiran itu bergulir menyusuri barisan yg terbentuk tanpa sengaja diwajahnya.
Allah kareem beginikah ia menjalani hidup, batin ku..seketika aku malu terlalu berkeluh selama ini..
aku tak pernah menyaksikan ini sebelumnya ia memeluk erat kedua lutut nya sambil membenamkan wajahnya yg semakin tirus kurasa..hanya hitungan detik erat aku dekap dirinya, tak berhenti bershalawat..
hanya itu yang mampu terucap, karena bagi ku sagala solusi yang ingin aku bagi
semua telah terfikir dan telah dikerjakan oleh nya..
iyah kerena ia lebih dari ku dalam segala hal.
melihat keadaan nya seperti ini mungkin sebahagian orang akan menilai ia lemah,
tapi tidak bagi ku, ia masih panutan ku, masih tempat ku bertanya,
masih berjuta-juta kagum untuknya, bukan semata-mata karena aku cinta ia
tapi begitulah ia bagi ku dan kuyakin bagi orang lain yg mengenalnya...
dalam galaunya, ia justru berbagi kekuatan hidup,
dalam penatnya ia justru membanjiriku dengan hikmah
yang mampu membuat aku semakin malu
sekaligus semakin bersyukur memiliki ia sebagai teman zikir ku,
dalam kalutnya ia dengan fasihnya mengulang-ngulang banyak ayat
dan hadits sebagai refrensi ia berfikir dan bersikap selama ini,
untuk yang ntah berapa kali aku ungkapkan "semakin mencintai mu"
duhai Rabb kumpulkan aku kelak bersamanya difirdaus-Mu,
aku ingin dipan kami sama kelak..
kami meminum dari gelas yang sama,
sungguh aku ridha jika harus meminum setelah ia
karena aku yakin ia memang lebih baik dari ku,
ia mampu sangat mencintai orang yang melukai hidupnya,
ia mampu memberikan seluruh fikiran untuk orang yang telah menguras seluruh materi nya,
ia bahkan mampu lebih dari itu..
"kebahagian ada pada kemanfaatan bukan pada kepemilikan"
subhanallah kata yang sederhana tapi masuk menjadi jutaan hikmah menjawab bingung ku selama ini..
duhai engkau Rabb Maha baik..semakin cinta tak terbendung untuk Mu duhai Rahim..
kami bersujud bersama, guncangan tubuhnya mengalir dan menggetarkan tubuh ku jua..
resonansi mungkin..
cintaku..sahabatku, semua telah tersaji dihadapan kita,
ayat-ayat qauliyah hanya sebarisan teks tak bernyawa
jika tak berbuah jadi amal,
ayat-ayat kauniyah bertebaran, bahkan dalam diri kita sendiri.
dan itu semua akan ditempatnya
tidak berpindah menjadi hikmah dalam hati dan fikiran kita
jika kita masih disini hanya untuk menerima bukan memberi.
subhanallah ia sakit tapi mengobati dan ajaibnya ia dan yg diobati sama-sama pulih.
sisa iman telah meyelamatkan ku..Allahuakbar!
*hmm, katanya geli karena aku menciumnya berulang kali, tak kusisakan satupun dari wajahnya :), jazakillah lembut suaranya sisa isak. cenapo yang berterimakasih.
jangan berhenti menjadi saudaraku yah cena, selalu bisikan shalawat..karena itu yg paling kurindu dari mu..
"inshAllah" singkat jawabku sebelum kami melepas dekapan yang tak igin kami lepas sesungguhnya .
setelah beberapa jam kami habiskan untuk bercerita..
yah lebih tepatnya ia yg bercerita (kejadian yg langka, aku yg selalu banyak ngomong,
mendadak tak ingin berkata-kata, hanya ingin mendengar..
sesekali kuajak ia bershalawat guna menenangkan segala galaunya)
ia lebih dari seorang sahabat bagi ku, sangat dekat bahkan ia lebih mengenalku dari pada diri ku sendiri,
hati ku merintih sakit setiap butiran itu bergulir menyusuri barisan yg terbentuk tanpa sengaja diwajahnya.
Allah kareem beginikah ia menjalani hidup, batin ku..seketika aku malu terlalu berkeluh selama ini..
aku tak pernah menyaksikan ini sebelumnya ia memeluk erat kedua lutut nya sambil membenamkan wajahnya yg semakin tirus kurasa..hanya hitungan detik erat aku dekap dirinya, tak berhenti bershalawat..
hanya itu yang mampu terucap, karena bagi ku sagala solusi yang ingin aku bagi
semua telah terfikir dan telah dikerjakan oleh nya..
iyah kerena ia lebih dari ku dalam segala hal.
melihat keadaan nya seperti ini mungkin sebahagian orang akan menilai ia lemah,
tapi tidak bagi ku, ia masih panutan ku, masih tempat ku bertanya,
masih berjuta-juta kagum untuknya, bukan semata-mata karena aku cinta ia
tapi begitulah ia bagi ku dan kuyakin bagi orang lain yg mengenalnya...
dalam galaunya, ia justru berbagi kekuatan hidup,
dalam penatnya ia justru membanjiriku dengan hikmah
yang mampu membuat aku semakin malu
sekaligus semakin bersyukur memiliki ia sebagai teman zikir ku,
dalam kalutnya ia dengan fasihnya mengulang-ngulang banyak ayat
dan hadits sebagai refrensi ia berfikir dan bersikap selama ini,
untuk yang ntah berapa kali aku ungkapkan "semakin mencintai mu"
duhai Rabb kumpulkan aku kelak bersamanya difirdaus-Mu,
aku ingin dipan kami sama kelak..
kami meminum dari gelas yang sama,
sungguh aku ridha jika harus meminum setelah ia
karena aku yakin ia memang lebih baik dari ku,
ia mampu sangat mencintai orang yang melukai hidupnya,
ia mampu memberikan seluruh fikiran untuk orang yang telah menguras seluruh materi nya,
ia bahkan mampu lebih dari itu..
"kebahagian ada pada kemanfaatan bukan pada kepemilikan"
subhanallah kata yang sederhana tapi masuk menjadi jutaan hikmah menjawab bingung ku selama ini..
duhai engkau Rabb Maha baik..semakin cinta tak terbendung untuk Mu duhai Rahim..
kami bersujud bersama, guncangan tubuhnya mengalir dan menggetarkan tubuh ku jua..
resonansi mungkin..
cintaku..sahabatku, semua telah tersaji dihadapan kita,
ayat-ayat qauliyah hanya sebarisan teks tak bernyawajika tak berbuah jadi amal,
ayat-ayat kauniyah bertebaran, bahkan dalam diri kita sendiri.
dan itu semua akan ditempatnya
tidak berpindah menjadi hikmah dalam hati dan fikiran kita
jika kita masih disini hanya untuk menerima bukan memberi.
subhanallah ia sakit tapi mengobati dan ajaibnya ia dan yg diobati sama-sama pulih.
sisa iman telah meyelamatkan ku..Allahuakbar!
*hmm, katanya geli karena aku menciumnya berulang kali, tak kusisakan satupun dari wajahnya :), jazakillah lembut suaranya sisa isak. cenapo yang berterimakasih.
jangan berhenti menjadi saudaraku yah cena, selalu bisikan shalawat..karena itu yg paling kurindu dari mu..
"inshAllah" singkat jawabku sebelum kami melepas dekapan yang tak igin kami lepas sesungguhnya .
sms
ingin ku dengar suara mu...
ingin ku dengan taujih mu..
ingin ku dengar tilawah dan muraja'ah mu..
rindu..rindu..rindu....:-*
ingin ku dengan taujih mu..
ingin ku dengar tilawah dan muraja'ah mu..
rindu..rindu..rindu....:-*
Langganan:
Postingan (Atom)


